Reboisasi Mangrove: Melindungi Pesisir dari Abrasi
BuPeri berkolaborasi dengan komunitas nelayan pesisir Tangerang menanam 10.000 bibit mangrove sepanjang 5 km pantai. Program ini bertujuan mengurangi abrasi yang mengancam permukiman nelayan dan melestarikan ekosistem pesisir.
Mangrove berfungsi sebagai: (1) barrier alami tsunami dan badai, (2) penyerap polusi dan sedimentasi, (3) carbon sink (1 hektar mangrove serap 300 ton CO2/tahun), (4) nursery ground ikan dan udang.
- Rhizophora mucronata (bakau): tumbuh di intertidal zone
- Avicennia marina (api-api): toleran salinitas tinggi
- Sonneratia alba (perepat): pioneer species
Survival rate bibit mencapai 85% setelah 6 bulan. Masyarakat lokal dilibatkan sebagai forest ranger dengan kompensasi Rp 1,5 juta/bulan untuk monitoring dan maintenance.
Dampak ekonomi: peningkatan tangkapan ikan nelayan 30% karena ekosistem mangrove menjadi habitat ikan. Potensi ecotourism mangrove diestimasi Rp 200 juta/tahun dari wisatawan yang ingin edukasi dan trekking mangrove.