Kemitraan Pertanian Jagung: Ketahanan Pangan Berkelanjutan
BuPeri memfasilitasi kemitraan antara petani jagung dengan industri pakan ternak melalui skema kontrak farming. Program ini menjamin harga beli dan pendampingan teknis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Petani binaan mengadopsi teknik GAP (Good Agricultural Practices) dan pertanian organik: penggunaan pupuk kompos dari bank sampah BuPeri, pestisida nabati, rotasi tanaman, dan irigasi efisien.
- Produktivitas meningkat 30% (8 ton/ha menjadi 10,4 ton/ha)
- Pendapatan petani naik Rp 5 juta/musim
- Pengurangan penggunaan pupuk kimia 60%
- Sertifikasi organik untuk akses pasar premium
Pak Joko, petani binaan di Serpong: "Dulu untung tipis karena harga jagung naik-turun. Sekarang dengan kontrak farming, harga pasti Rp 4.500/kg. Plus dapat pelatihan dan pupuk kompos gratis. Alhamdulillah berani sekolahin anak ke kuliah."