Carbon Credit: Peluang Ekonomi dari Aksi Iklim
Carbon credit adalah izin untuk mengemisi 1 ton CO2 atau gas rumah kaca ekuivalen. Organisasi yang mengurangi emisi di bawah target dapat menjual kelebihan credit-nya ke yang tidak mencapai target, menciptakan insentif ekonomi untuk aksi iklim.
- Proyek energi terbarukan (solar panel, biogas)
- Aforestasi/reforestasi (penanaman hutan)
- Efisiensi energi (upgrade mesin, building retrofit)
- Waste management (mengurangi emisi dari TPA)
- Interceptor 020 mencegah 500 ton emisi metana/tahun (ekuivalen 15.000 ton CO2)
- Bank sampah mengurangi 200 ton emisi/tahun
- Total potensi carbon credit: 15.200 ton CO2 x Rp 100.000 = Rp 1,52 miliar/tahun
Harga carbon credit bervariasi: voluntary market Rp 50.000-300.000/ton CO2, compliance market (Eropa) Rp 1.000.000-1.500.000/ton CO2.
Revenue dari carbon credit digunakan untuk scaling program, insentif nasabah bank sampah, dan inovasi teknologi hijau. Ini circular economy in action: good for planet, good for people, good for profit.